Bolkin ketamuan dua teman SMAnya. Gayeng sekali omong² mereka.
"Tadi kok pada ketawa keras², ada apa Mas ?", tanya Menuk.
"Anu, Dek. Tadi kami ingat saat dulu bertiga iseng² ke orang pintar"
"Dukun to, Mas"
"Lha iya. Kami minta saran dan amalan agar kelak punya istri yg rupawan dan baik hati"
"Terus, kenapa pada ketawa keras² ?"
"Mbah Dukun berpesan agar pulangnya jangan sampai menginjak kotoran ayam"
"Emang kenapa, Mas ?"
"Ya, mungkin saja ada akibat tidak baik terhadap istrinya kelak. Dan kayaknya terbukti, Dek"
"Terbukti bagaimana ?"
"Istri si Mukid dan Badrun kan jelek.Sudah jelek cerewetnya minta ampun. Dulu itu, saat pulang dari rumah Mbah Dukun mereka memang menginjak telek ayam"
"Ooo gitu. Makanya kok ramai banget"
"Apakah Dek Menuk percaya takhayul tadi ?"
"Aku sih percaya, Mas. Karena dulu aku juga sering menginjak tai ayam"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar